tentang abang Taqiy dan baby Aozora

Indah sekali masyaallah 🙂

Cerita Si Bolabekel

Dear baby Aozora,

Assalamualaikum, sayang…

Sudah malam begini, kamu masih aktif aja di dalam situ. Sedang apa, Nak? Atau justru sedang protes ya karena Bunda belum juga bobo? Hehehe, maaf ya, sayang… Abi pulang lumayan malam hari ini. Pukul 9. Nah, kamu tau sendiri kan, meski pulang semalam apa pun, Abangmu tetap akan minta jatah bermain dengan Abi, paling tidak selama satu jam. Dan Bunda gak mungkin ninggalin Abang Taqiy bersama Abi yang sudah lelah di kantor seharian berdua aja. Meskipun Abi pasti rela sekali membiarkan Bunda tidur duluan. Tapi, kan kasihan Abi kamu…

Sekarang, Abangmu baru saja pulas tertidur, di samping Bunda. Abangmu memang masih belum bisa tidur di kamar sendirian, masih harus ditemani. Tapi, Abang mau lho pindah ke kamar sendiri kalo kamu nanti sudah lahir, sayang…
“Taqiy di kasur, baby di boks.”
Begitu katanya.

Baby Aozora sayang,
Tahukah kamu betapa Abangmu sangat menyayangi kamu? Bahkan jadi orang…

Lihat pos aslinya 1.251 kata lagi

Baby G (Habis)

Pagi ini saya membaca tulisan teman yang sedang khawatir karena mulas tak kunjung datang. Dia bertanya di FB maupun Instagram mengenai induksi alami. Tiba-tiba saya teringat akan tulisan lawas 4,5 tahun lalu di sebuah grup persalinan alami (Gentle Birth Untuk Semua). Tulisan yang jadi rangkuman, sebagiannya agak saya sesalkan karena cenderung mengiklankan tenaga kesehatannya bukan pemberdayaan dirinya. Hehe.. tapi tak apalah. Untuk jadi catatan sejarah jika nanti dibuka anak-anakku 🙂

Oya, tulisan tersebut sudah dipindahkan ke blog ini dengan awal dari sini, tapi akhirnya belum selesai dipindah. Silakan nikmati hasil gotongannya:

Baca lebih lanjut

Resolusi #1: Senyum Tiga Jari

Salah satu resolusi 2017 yang saya catat adalah:

berhasil mendapatkan senyum balik dari tetangga! Wuiiiih cetar kaaann?

resolusi
“Resolusi” via cdn2.tstatic.net

Kemarin, Suami saya pulang kerja agak lambat dari biasanya. Usut punya usut, ada sesuatu hal penyebabnya. Ketika suami menyusuri gang kami seperti biasa dengan motor besarnya, seorang tetangga keluar dan berteriak memaki-maki suami saya. Dia bilang sih ya kira-kira.. “Heh! Lo ga usah geber-geber motor, motor lo berisik” dsb dsb.. Suami tak cerita ujarannya lebih detil sesuai karakternya yang tidak terlalu suka menjabarkan hal negatif. Mendengar itu suami saya kemudian turun, dan ajak dia ngomong baik-baik.

Baca lebih lanjut

Antara Marah dan Sayang

Hari ini, setelah sekian purnama, Profile Picture Facebook saya berganti dengan diri sendiri: walaupun cuma dari belakang (bertahap ya ciiin.. belakang dulu.. baru samping.. terus depan.. bukaaann ini bukan akunnya Raline syah kok benerr)..

macan-ternak

Gambar simpel, yang saya temukan dari instagram adik saya @muhammadirfanfahri, si kecil yang beranjak jd pemuda nan banyak fans #eh.

Quotenya di situ:

“What mother can gives to her child is much more than what people thinks enough.”

Baca lebih lanjut

You Bake My Day!

Hari sabtu dan ahad adalah hari favoritku dalam sepekan, karena banyak waktu main bareng kakak pastinya.. Beberapa waktu ini dia nagih banget mainin tepung jadi playdough, seperti yang dia bikin pas umminya kerja. Dulu sih iya ummi yg ngajarin, jadi nyai juga ikut bikin. Aman sih.. tapi sekarang.. dia kan udah gede ya udah paham mana mainan mana makanan. Umminya juga udah insyaf ga lagi-lagi mainin bahan makanan,, udah ada fatwanya deuuu……#istighfar #terusingetsodaradiSuriah #Palestina #Rohingya..#susahnelen. Baca lebih lanjut